BOJONEGORO || Penarealita.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) terus berupaya memperluas akses informasi ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja. Salah satunya melalui kegiatan Bincang Santai Dunia Kerja bertema “Ribuan Tenaga Kerja dan Tantangan Pemenuhan Tenaga Kerja” yang digelar di halaman Kantor Disperinaker, Jalan Pattimura Nomor 24, Bojonegoro, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dari dunia industri, yakni Elok selaku HRD perwakilan PT Shou Fong Lantindo dan Anatasya selaku HRD PT Amora Walet Indonesia. Acara dipandu oleh moderator Rafiudin Fatoni dan Mohammad Yusuf Efendi serta disiarkan secara langsung melalui media sosial TikTok agar informasi ketenagakerjaan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Kepala Disperinaker Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, S.Sos., M.M., saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan kemudahan akses informasi ketenagakerjaan kepada masyarakat melalui berbagai saluran, termasuk media sosial. Menurutnya, informasi yang disampaikan harus mudah dipahami, jelas, dan berasal dari sumber yang kompeten.
“Pemerintah Kabupaten melalui Disperinaker Bojonegoro siap memberikan berbagai informasi ketenagakerjaan secara lebih mudah, lugas, dan kompeten, termasuk melalui media sosial TikTok,” ungkap Mahmudi.
Ia menjelaskan, keberadaan ribuan peluang kerja di wilayah Bojonegoro harus diimbangi dengan kesiapan para pencari kerja dalam menghadapi kebutuhan dan tantangan dunia industri. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh informasi secara langsung mengenai lowongan pekerjaan, mekanisme rekrutmen, hingga persyaratan yang harus dipenuhi.
“Kami berharap melalui kegiatan Bincang Santai Dunia Kerja ini, para pencari kerja lebih leluasa mendapatkan informasi pekerjaan sehingga memiliki kesempatan untuk diterima bekerja di perusahaan yang diminati,” jelasnya.
Sementara itu, narasumber Elok dari PT Shou Fong Lantindo memaparkan berbagai informasi peluang kerja di perusahaannya. Ia juga menjelaskan mekanisme Walk In Interview, tata cara membuat surat lamaran kerja yang baik, serta sejumlah hal yang perlu diperhatikan pelamar agar dapat mengikuti proses seleksi dengan benar.
Selain itu, Elok memberikan penjelasan mengenai sistem pengupahan pekerja yang mengacu pada ketentuan upah minimum yang berlaku. Ia juga menjelaskan bahwa pihak HRD terkadang menghubungi calon tenaga kerja di luar jam kerja untuk keperluan konfirmasi terkait proses rekrutmen.
Narasumber berikutnya, Anatasya dari PT Amora Walet Indonesia, turut menyampaikan informasi mengenai peluang kerja dan mekanisme penerimaan tenaga kerja di perusahaannya. Ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan khusus yang harus dipenuhi calon pelamar, salah satunya berkaitan dengan domisili.
“Di lingkup perusahaan kami terdapat persyaratan yang sedikit berbeda. Salah satunya, pencari kerja wajib berasal dari wilayah Kabupaten Bojonegoro dan harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan perusahaan,” ungkap Anatasya.
Ia juga menegaskan bahwa proses rekrutmen di perusahaannya tidak dipungut biaya dan tidak menggunakan perantara. Seluruh tahapan penerimaan tenaga kerja dilaksanakan sesuai mekanisme perusahaan, dengan informasi pengumuman lowongan yang disampaikan secara terbuka.
“Para pencari kerja tidak dipungut biaya dan tidak melalui perantara. Prosesnya murni sesuai tugas dan fungsi masing-masing, tanpa embel-embel apa pun. Termasuk pengumuman lowongan pekerjaan yang dilakukan secara terbuka,” tegasnya.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Sejumlah masyarakat menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kesempatan kerja, persyaratan administrasi, hingga peluang bagi generasi muda maupun masyarakat usia produktif untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang bermitra dengan Disperinaker Bojonegoro.
Suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan alunan lagu dari Zahra Kurnia Khusna, siswi SMA Negeri 4 Bojonegoro. Setelah kegiatan resmi ditutup oleh Kepala Disperinaker Mahmudi, acara dilanjutkan dengan bincang santai antara narasumber, penyelenggara, dan para peserta pencari kerja dalam suasana akrab dan penuh keakraban.
Melalui kegiatan ini, Disperinaker Bojonegoro diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dengan dunia industri sekaligus menjadi jembatan informasi antara perusahaan dan masyarakat. Dengan demikian, peluang kerja yang tersedia dapat diketahui secara luas dan dimanfaatkan oleh para pencari kerja sesuai kompetensi serta persyaratan yang dibutuhkan perusahaan. (*)
Editorial : Redaksi