Home Daerah

Gerakan Budaya Lintas Komunitas Tanam Beringin di Tiga Mata Air Desa Klino, Upaya Jaga Cadangan Air Masa Depan

by Pena Realita - 11 Februari 2026, 21:49 WIB

BOJONEGORO || Penarealita.com — Puluhan elemen masyarakat bersama Pemerintah Desa Klino, organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan pelaku usaha menggelar Gerakan Budaya Pelestarian Sumber Air dengan menanam pohon beringin di tiga titik mata air vital Desa Klino, Kecamatan Sekar, yakni Sendang Malaikat, Sendang Lanang, dan Sumur Bandung.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Wahana Abdi Budaya (WAB), Ademos, Pemdes Klino, Yayasan Kabel Wahid Indonesia (KWI), Sarung Ijo Nusantara (SIN), Gemuruh, Karya Karsitun Sejahtera, Bjnprfct, Berita Bojonegoro 3, serta Sayur Segar BMW. Aksi tersebut tidak sekadar penanaman pohon, tetapi dikemas sebagai gerakan kebudayaan yang sarat makna simbolis dan ekologis.

Koordinator kegiatan, Kuzaini, menjelaskan bahwa pemilihan pohon beringin (Ficus benjamina) bukan tanpa alasan. Selain memiliki filosofi sebagai “Pohon Pamomong”, beringin juga terbukti secara ilmiah mampu menyimpan cadangan air tanah dan menjaga kestabilan tanah di sekitar sumber air.

“Menanam beringin di area sendang bukan hanya soal menancapkan bibit, tapi menanam peradaban. Beringin adalah benteng penjaga mata air. Ini warisan oksigen dan air bersih untuk generasi Bojonegoro 20 hingga 50 tahun ke depan,” ujar pria yang akrab disapa Kang Zen.

Sekretaris Desa Klino, Andiko Supriyono, menyatakan pemerintah desa menyambut baik gerakan tersebut sebagai langkah strategis menjaga potensi alam desa.

“Desa Klino dianugerahi alam yang indah dan menjadi kewajiban kita merawatnya. Kehadiran berbagai elemen ini membuktikan semangat gotong royong masih hidup. Semoga akar beringin yang ditanam hari ini sekuat ikatan persaudaraan kita membangun desa yang lestari dan mandiri air,” ungkapnya.

Kegiatan diawali dengan giaran, doa bersama, serta tasyakuran tumpengan. Sebanyak 16 pohon beringin ditanam di lokasi sumber air, kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk memantau pertumbuhan pohon secara berkelanjutan. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.(***)

Editorial: Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini