Home Daerah

KKN UNIGORO Kelompok 21 Usung Green Empowerment Kalirejo, Wujudkan Pemberdayaan Desa Berkelanjutan

by Pena Realita - 27 Juni 2026, 10:03 WIB

BOJONEGORO|| Penarealita.com – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Kelompok 21 Tahun 2026 mengusung tema "Green Empowerment Kalirejo" sebagai wujud komitmen mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan di Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan pengabdian, tetapi juga diarahkan untuk membangun kapasitas masyarakat melalui kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki desa.

Desa Kalirejo Kecamatan Bojonegoro dipilih sebagai lokasi KKN karena memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan sumber daya air. Berbekal potensi tersebut, mahasiswa menyusun berbagai program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung arah pembangunan desa yang berkelanjutan.

Berbagai program strategis yang menjadi fokus KKN meliputi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, penguatan pelaku UMKM dan ekonomi lokal, peningkatan literasi pendidikan, pelestarian lingkungan, digitalisasi informasi desa, hingga revitalisasi budaya gotong royong sebagai modal sosial masyarakat.

Disela-sela Kegiatan Ketua KKN UNIGORO Kelompok 21, Juanto Dwi Seto, mengatakan bahwa tema Green Empowerment Kalirejo merupakan bentuk tanggung jawab akademik mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendekatan yang berbasis ilmu pengetahuan.

"Kuliah Kerja Nyata merupakan ruang aktualisasi keilmuan sekaligus laboratorium sosial bagi mahasiswa. Seluruh program kami disusun berdasarkan pemetaan potensi desa, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta prinsip pembangunan berkelanjutan. Kami ingin memastikan setiap kegiatan memiliki relevansi akademik sekaligus memberikan manfaat yang tetap dirasakan masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir," ujar Juanto.

Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan kapasitas masyarakat agar semakin mandiri.

"Mahasiswa hadir bukan untuk menggantikan peran masyarakat, melainkan menjadi fasilitator yang mendorong lahirnya inovasi, memperkuat kolaborasi, serta mengoptimalkan potensi lokal agar menjadi kekuatan pembangunan desa yang berkelanjutan," tambahnya.

Selain itu, Juanto juga berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga mampu menciptakan ekosistem pembangunan desa yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.

"Kami percaya pembangunan desa yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga kualitas kolaborasi, partisipasi masyarakat, dan kemampuan mengelola potensi lokal secara inovatif. Semangat Green Empowerment merupakan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Desa Kalirejo yang lebih mandiri, produktif, berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan," tutupnya.

Melalui slogan "Berkarya Nyata, Berdampak Bersama", KKN UNIGORO Kelompok 21 berupaya menghadirkan pengabdian yang tidak hanya menghasilkan program kerja, tetapi juga meninggalkan dampak nyata bagi masyarakat sebagai kontribusi dunia akademik dalam mendukung pembangunan desa.( Mbah Muri)




Editorial: Redaksi

Share :

Populer Minggu Ini