Home TNI

Kodim 0813 Bojonegoro Bangun 10 Jembatan Perintis, Percepat Akses Desa dan Dorong Ekonomi Warga

by Pena Realita - 25 April 2026, 12:15 WIB

Gambar Ilustrasi

BOJONEGORO || Penarealita.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan. Salah satunya melalui pembangunan 10 titik jembatan perintis yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Program tersebut ditujukan untuk membuka akses daerah yang masih terisolasi, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, S.T., menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui jajaran teritorial.

“Mekanismenya berangkat dari bawah. Warga menyampaikan kebutuhan ke Koramil, kemudian kami teruskan ke Kodim hingga ke tingkat pusat. Ini adalah bentuk respons cepat terhadap aspirasi yang sudah lama dinantikan warga,” ujar Dandim.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pedesaan menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat yang menitikberatkan pada penguatan konektivitas antarwilayah, terutama daerah dengan akses terbatas.

Meski Kabupaten Bojonegoro memiliki kapasitas fiskal yang besar, Dandim menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan fisik bukan untuk mengambil alih peran pemerintah daerah. Kehadiran TNI justru sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi guna mempercepat pemerataan pembangunan.

“Ini bukan berarti meremehkan pemerintah daerah. Justru kehadiran TNI melalui program karya bakti ini melengkapi kebutuhan infrastruktur yang mungkin belum terjangkau secara cepat oleh anggaran daerah,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun pewarta, Saat ini proses pembangunan 10 jembatan dilakukan secara bertahap dan simultan dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat. Konsep gotong royong dipilih sebagai upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum yang dibangun.

Keberadaan jembatan perintis ini diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat, di antaranya:

1. Akses Ekonomi: Mempermudah distribusi hasil pertanian dan perdagangan warga.

2. Akses Pendidikan dan Kesehatan: Mempercepat perjalanan menuju sekolah maupun fasilitas kesehatan.

3. Mobilitas Sosial: Menghubungkan desa-desa yang sebelumnya terpisah sungai atau medan sulit.

“Ini adalah bukti nyata karya bakti TNI untuk negeri. Kami ingin memastikan masyarakat di pelosok juga merasakan dampak nyata dari pembangunan, sehingga mobilitas mereka lebih lancar dan kesejahteraan meningkat,” pungkas Letkol Inf Dedy.

Program pembangunan jembatan perintis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu menjawab kebutuhan dasar warga desa terhadap akses transportasi yang layak dan aman.( Mbah Muri)

Editorial : Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini