Home TNI

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kodim 0813 Bojonegoro Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia

by Pena Realita - 01 Juni 2026, 11:28 WIB

BOJONEGORO || Penarealita.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menggelar Upacara Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Makodim 0813 Bojonegoro, Selasa (1/6/2026) pagi.

Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, dan diikuti seluruh prajurit TNI serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodim 0813 Bojonegoro.Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0813 Bojonegoro bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi.

Dalam amanatnya, Yudian Wahyudi menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

"Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," ujar Yudian Wahyudi dalam amanat yang dibacakan Dandim Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Menurutnya, tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 merupakan penegasan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Ia menyebut Pancasila sebagai bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang terus berkembang.
"Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," tegasnya.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Peran aktif Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih tertindas menjadi wujud nyata implementasi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.

Selain itu, Yudian Wahyudi mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menitipkan pesan kepada para menteri dan kepala daerah agar setiap kebijakan publik yang dibuat senantiasa berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta mencegah munculnya intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

Di akhir amanatnya, Kepala BPIP RI mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai kekuatan pemersatu bangsa.

"Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!" pungkasnya.(Mur)

Editorial Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini