BOJONEGORO|| Penarealita.com – Program Domba Kesejahteraan yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Bantuan ternak yang disalurkan pada Tahun Anggaran 2025 berhasil berkembang biak dan menjadi sumber tambahan penghasilan bagi keluarga penerima manfaat.
Salah satu penerima program, Lasmini, warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, kini telah memiliki tujuh ekor kambing dari bantuan awal berupa sepasang kambing yang diterimanya. Saat ditemui pada Kamis (09/07/2026), Lasmini menceritakan bahwa kambing betina yang diterimanya telah beranak tiga ekor, sementara kambing jantan dijual menjelang Hari Raya Iduladha untuk membeli tiga ekor anakan kambing. "Awalnya mendapat bantuan dua ekor kambing dari Pemkab Bojonegoro. Kambing betina beranak tiga ekor, sedangkan kambing jantan saya jual dan uangnya dibelikan tiga ekor domba lagi. Sekarang total ada tujuh ekor," ujar Lasmini.
Menurutnya, kebutuhan pakan ternak dipenuhi dari rumput yang tersedia di sekitar lingkungan serta tambahan ampas tahu sebagai sumber nutrisi. Kombinasi pakan tersebut dinilai mampu menjaga kesehatan ternak sehingga berkembang dengan baik.
Keberhasilan serupa juga dirasakan Warsi, warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam. Dari bantuan awal dua ekor kambing lengkap dengan pakan dan vitamin, kini jumlah ternaknya juga telah berkembang menjadi tujuh ekor.
"Selain rumput, saya juga membeli ampas tahu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak," kata Warsi.
Selain menerima bantuan ternak, para penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan secara berkala dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro. Pendampingan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan ternak, pemberian vitamin, serta pemantauan perkembangan ternak agar tetap sehat dan produktif.
Program Domba Kesejahteraan menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor peternakan. Keberhasilan yang dirasakan Lasmini dan Warsi diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk mengembangkan usaha peternakan secara berkelanjutan.(Muri )
Editorial : Redaksi