TUBAN || Penarealita.com – Rumah Sakit Graha Husada Singgahan terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai sistem triase yang diterapkan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Edukasi ini dilakukan agar masyarakat memahami bahwa penanganan pasien di IGD tidak berdasarkan siapa yang datang terlebih dahulu, melainkan berdasarkan tingkat kegawatdaruratan kondisi pasien.
Dalam informasi yang disampaikan pihak rumah sakit, triase merupakan sistem pemilahan pasien untuk menentukan prioritas penanganan medis. Sistem ini bertujuan agar pasien dengan kondisi paling kritis dapat segera mendapatkan pertolongan.
Triase sendiri biasanya dibagi dalam tiga kategori utama berdasarkan tingkat urgensi medis, yaitu merah (red) untuk kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan segera, kuning (yellow) untuk kondisi yang memerlukan penanganan cepat namun masih dapat menunggu dalam waktu tertentu, dan hijau (green) untuk kondisi yang tidak gawat darurat.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa sistem ini diterapkan demi keselamatan pasien dan efisiensi pelayanan di IGD.
“Triase bukan soal siapa yang datang duluan, tetapi siapa yang paling membutuhkan pertolongan cepat. Sistem ini memastikan pasien dengan kondisi paling kritis mendapat penanganan terlebih dahulu,” ujar perwakilan manajemen RS Graha Husada Singgahan.
Selain memberikan edukasi tentang triase, RS Graha Husada Singgahan juga terus meningkatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Pendaftaran pasien umum dapat dilakukan melalui layanan WhatsApp, sedangkan pasien BPJS dapat mendaftar secara online melalui aplikasi Mobile JKN.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami mekanisme pelayanan di IGD sehingga tidak terjadi kesalahpahaman ketika ada pasien yang didahulukan penanganannya karena kondisi medis yang lebih darurat.( Mur)