BOJONEGORO || Penarealita.com – Semarak Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) diwarnai dengan penyelenggaraan Bojonegoro Off Road Adventure and Trail 2026.Kegiatan otomotif yang memasuki tahun keempat ini resmi memulai rangkaian petualangannya pada Kamis (22/10/2026), dengan mengusung tema penjelajahan wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Ajang tersebut menjadi wadah berkumpulnya para pencinta otomotif dari berbagai daerah sekaligus sarana memperkenalkan potensi wilayah Bojonegoro melalui jalur petualangan. Deru mesin kendaraan berpenggerak empat roda dan motor trail akan mengiringi perjalanan peserta dalam menaklukkan medan dengan karakteristik yang beragam.
Panitia pelaksana, Zaenul Ma’arif, menjelaskan bahwa Bojonegoro Off Road Adventure and Trail 2026 dibagi menjadi empat kategori, yakni Ultimate, Extreme, Fun, dan Trail. Masing-masing kategori memiliki jadwal keberangkatan serta durasi kegiatan yang disesuaikan dengan karakteristik tantangan dan kendaraan peserta.
“Untuk tahun ini, kita mengambil tema wilayah selatan Bojonegoro. Rutenya meliputi Temayang, Nglampin, Sekar, Gondang, Bubulan, dan kembali ke Dolokgede,” ujar Zaenul Ma’arif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kategori Ultimate pada Kamis (22/10/2026), dengan titik keberangkatan dari Lapangan Golopeti. Kategori ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari. Sementara itu, kategori Extreme dan Fun dijadwalkan mulai berangkat pada Sabtu (24/10/2026), dengan durasi kegiatan masing-masing dua hari. Adapun kategori Trail dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/10/2026), bersamaan dengan penutupan rangkaian kegiatan dan pengundian hadiah bagi peserta.
Pembagian kategori tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengikuti petualangan sesuai kemampuan, pengalaman, dan karakteristik kendaraan masing-masing. Panitia juga perlu memastikan kesiapan kendaraan, kepatuhan terhadap ketentuan kegiatan, serta penerapan prosedur keselamatan selama perjalanan melintasi medan yang menantang.
Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan komunitas dan tim otomotif dari berbagai daerah. Berdasarkan data registrasi yang disampaikan Zaenul Ma’arif, sekitar 158 kendaraan telah tercatat mengikuti rangkaian kegiatan. Sementara itu, jumlah peserta kategori Trail diperkirakan mencapai sekitar 300 kendaraan.
Untuk kategori Ultimate, panitia mencatat sekitar 18 unit kendaraan telah melakukan registrasi dan daftar ulang. Sejumlah tim yang disebutkan turut berpartisipasi antara lain Jalak Hitam Jakarta, TGA Bali, Indoseroke, MOB, Pacir Indonesia, dan Anak Seribu Pulau.
Peserta juga datang dari berbagai wilayah, di antaranya Palembang, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Bali, Surabaya, dan Tuban. Kehadiran komunitas lintas daerah tersebut menunjukkan bahwa Bojonegoro Off Road Adventure and Trail berpotensi menjadi ajang untuk memperluas jejaring komunitas otomotif sekaligus memperkenalkan Kabupaten Bojonegoro kepada masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.
Zaenul Ma’arif menambahkan bahwa dirinya kembali terlibat sebagai panitia pelaksana dalam penyelenggaraan tahun keempat ini. Berdasarkan keterangannya, organisasi komunitas otomotif Bojonegoro tersebut dipimpin oleh seorang Ketua Umum yang dikenal dengan nama Pak Temy.
Penyelenggaraan Bojonegoro Off Road Adventure and Trail 2026 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi pencinta otomotif, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap promosi potensi daerah dan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar jalur kegiatan.
Melalui penjelajahan wilayah selatan, peserta berkesempatan mengenal kondisi geografis, lingkungan, serta potensi lokal Bojonegoro. Interaksi antarkomunitas dari berbagai daerah juga menjadi nilai tambah bagi keberlanjutan kegiatan otomotif berbasis petualangan tersebut.
Dalam rangka menyemarakkan HJB ke-349 dan HUT ke-81 TNI, kegiatan ini diharapkan berlangsung tertib dengan mengutamakan keselamatan peserta, menghormati lingkungan, serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.
Dengan partisipasi komunitas otomotif lintas daerah dan beragam kategori petualangan, Bojonegoro Off Road Adventure and Trail 2026 diharapkan semakin memperkuat daya tarik Bojonegoro sebagai daerah yang memiliki potensi untuk mengembangkan kegiatan olahraga otomotif dan wisata berbasis petualangan.( Mbah Muri )
Editorial : Redaksi