Home Daerah

Staf Ahli Menteri Agama RI Apresiasi Inovasi Kemenag Tuban, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif

by Pena Realita - 19 Juni 2026, 15:33 WIB

TUBAN|| Penarealita.com – Komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban. Hal tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Pembinaan Peningkatan Kualitas Tata Kelola dan Penguatan Program Kementerian Agama yang menghadirkan Staf Ahli Menteri Agama RI Bidang Hukum dan HAM, Faisal Ali Hasyim, di Aula Gedung Kementerian Haji dan Umrah, Kabupaten Tuban, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan bertema “Transformasi Kompetensi ASN Kementerian Agama Siap Beradaptasi Terdepan dalam Berinovasi” tersebut diikuti para pejabat eselon IV, kepala KUA, penyuluh agama, pengawas madrasah, kepala madrasah negeri, hingga tenaga fungsional dan administrasi di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tuban.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Hj Umi Kulsum, dalam sambutannya memaparkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Di antaranya program Si Legen, Si Sukma, Podcast Kemenag, Jamlima, Madrasah Ramah Anak, Kampung Moderasi Beragama, hingga rencana pendirian Cafe Religi sebagai ruang konsultasi gratis bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Faisal Ali Hasyim memberikan apresiasi terhadap berbagai terobosan yang lahir dari Kemenag Tuban. Menurutnya, inovasi yang dilakukan menunjukkan adanya kepemimpinan yang mampu mendorong perubahan positif di lingkungan kerja.

“Perubahan itu diawali dari pimpinan, kemudian diikuti oleh seluruh stafnya. Inovasi yang baik harus terus diolah dan disesuaikan dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan tren dan media sosial yang dekat dengan masyarakat,” ujar Faisal Ali Hasyim.

Mantan Inspektur Jenderal Kementerian Agama tersebut juga menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) secara berkelanjutan, terutama bagi penyuluh agama dan penghulu yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Idealnya setiap ASN mendapatkan pelatihan minimal 20 jam dalam setahun. Kompetensi harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman,” tegasnya.

Selain pengembangan sumber daya manusia, Faisal menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi instansi pemerintah dalam pelayanan publik, mulai dari kualitas SDM, tata kelola organisasi, digitalisasi layanan, infrastruktur, hingga partisipasi masyarakat dan keterbukaan informasi publik.

Selain itu, ia menekankan bahwa setiap program dan layanan harus memberikan manfaat nyata serta berlandaskan nilai-nilai hak asasi manusia.

“Harapan masyarakat kepada Kementerian Agama adalah hadirnya institusi yang bersih dari praktik KKN serta objektif dalam pengelolaan sumber daya manusia,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Faisal juga mengajak seluruh ASN untuk mengimplementasikan Gerakan Kemenag ASRI yang mengedepankan nilai Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah guna menciptakan lingkungan kerja yang nyaman serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Kementerian Agama Kabupaten Tuban diharapkan semakin siap menghadapi tantangan perubahan, memperkuat tata kelola kelembagaan, dan melahirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.( Mbah Muri)

Editorial : Redaksi 

Share :

Populer Minggu Ini